Aku terlalu sibuk dengan rutinitasku, dengan Barbara, dan
dengan skinny jeans warna-warni sampai-sampai aku lupa ulang tahun Erkon
kan
tanggal 15
September!! My God! Maafkan aku, kawan. Maafkan aku yang telah melupakan hari
ulang tahunmu. Semoga di Bontang nanti kita bisa bersua agar aku bisa
mendzolimi dirimu lagi… Hehehe….
Ngomong-ngomong, tentang si colorful skinny jeans, keputusan
bulat telah diambil. Tidak! Aku mengatakan tidak pada yang warna orange! Betapa
pun lucunya benda berwarna supercerah itu. Aku tidak akan membeli yang warna
orange, apalagi yang pink! Kalau perlu, aku akan bikin pin yang bertulisan “Say
No To Orange/Pink Skinny Jeans”.
Tapi biar bagaimana pun aku tetap penasaran sama yang warna biru dan ungu. *sighhh*
Oh ya, tentang DUA alasan mengapa peribahasa "don’t
judge a book by its cover" benar adanya adalah Dia-1 dan Dia-2.
Kebanyakan
dari orang-orang di sekitarku yang juga mengenal Dia-1 beranggapan bahwa Dia-1
anaknya gak penting banget, aneh, gak jelas, dan lain sebagainya. Padahal, kalo
aku bilang, Dia-1 itu anaknya justru baik banget, terkadang bisa bijak juga,
dan punya minat besar dalam hal yang superkeren yang gak semua orang bisa
berkecimpung dalam hal superkeren itu. Sayangnya, gak setiap orang mau
meluangkan waktunya untuk lebih mengenal si Dia-1 ini hanya gara-gara
tampangnya yang terkadang gak ada ekspresi dan ngomongnya yang agak cepet.
Sayang banget ya? Padahal kalo aku nggak ketemu sama si Dia-1 ini, aku bakalan
kehilangan satu nilai dalam salah satu mata kuliah wajib semester 3! Atas
bantuan dialah aku bisa tersenyum kembali di saat temen-temenku yang lain
justru gak (bisa/mau? pilih salah satu) berbuat apa-apa untuk membantuku. See?
Pasti ada alasan mengapa kita dipertemukan dengan tiap orang yang kita kenal di
dunia ini….
Lanjut ke Dia-2. Waktu pertama kali salah seorang temenku
liat si Dia-2, temenku itu langsung ketawa pengen muntah. Soalnya, si Dia-2 ini
pake kostum yang aneh banget ke kampus. Kostumnya bener-bener aneh dan unik
(kalo kataku sih benar-benar fashion statement yang berani!). Selidik punya
selidik, ternyata si Dia-2 ini adalah pemain band beraliran J-rock. Whoa,
pantes dandanannya super-duper-harajuku-sampe-keliatan-kayak-orang-gila gitu. Tapi,
di balik dandanannya, anak ini tuh orangnya simple abis dan masih polos banget.
Serius deh. Sekali kenal juga gampang deket. Dan yang paling aku suka dari dia
adalah keberanian dia untuk menyatakan pendapatnya mesti dia tahu orang lain
mungkin akan ngejauhin dia dengan “perbedaan” yang dia miliki itu. Di saat
semua orang berusaha untuk “blend in”, dia berusaha untuk “stand out”.
Jarang-jarang kan
ada orang yang berani seperti itu?
Gimana? Masih mau nge-judge seseorang dari penampilannya?